‘Dislike This’ di Facebook, Pakai Add-ons Mozilla

(Foto: CNet)

Fitur ‘Like This’ di Facebook yang dilluncurkan sejak Februari, rupanya disukai banyak pengguna Facebook untuk mengungkapkan rasa suka mereka pada sebuah status atau postingan teman mereka.

Namun akhir-akhir ini fitur tersebut mulai dirasa memiliki kekurangan. Fitur tersebut hanya untuk mengungkapkan rasa suka pengguna Facebook namun tidak memberikan pilihan untuk mengungkapkan rasa tidak suka.

Terilhami dari hal itu, pengembang aplikasi asal Prancis Thomas Moquet menciptakan aplikasi yang bisa mewakili pengguna Facebook untuk memberitahukan hal yang tidak mereka sukai.

Seperti dikutip dari CNet, Jumat (6/11/2009), Thomas kemudian mengembangkan sebuah add-on Firefox yang bisa menghadirkan fitur ‘Dislike This’ di Facebook. Dengan mengklik tanda ‘Dislike This’ yang diwakili dengan simbol acungan jempol terbalik, penggunanya menandakan bahwa mereka tidak suka dengan status atau postingan teman Facebook mereka.

Agar aplikasi itu bekerja, Moquet harus menggunakan server milik sendiri. Dengan server pribadi, setiap item yang ditandai ‘Dislike This’ bisa ditampilkan pada akunnya. Pengguna Facebook lain yang telah menginstal add-on ini pun bisa melihat siapa saja yang memberi tanda ‘Dislike This’ di sebelah tanda ‘Like This’.

Fitur ‘Dislike This’ merupakan sebuah add-on eksperimen. Artinya, bukan Facebook yang menyediakannya melainkan pengguna harus menginstalnya dari add-on Mozilla. (rah/okezone)

‘Kota Hantu’ Hadir di Google Maps

Argelton

Para ahli internet di buat bingung dengan keberadaan sebuah kota bernama Argleton di wilayah Lancashire, Inggris. Pasalnya, keberadaan kota tersebut terdeteksi di layanan Google Maps dan direktori online. Namun pada kenyataannya, kota itu tidak benar-benar ada.

Pada layanan Google, Argleton terletak dekat jalur cepat M58, sebelah selatan wilayah bernama Ormskirk.Keberadaan kota tersebut menandakan bahwa peranti lunak dan sistem online mendeteksi kehadiran wilayah tersebut dan secara otomatis menganggapnya sebagai kota nyata di Inggris dan termasuk dalam wilayah kode pos L39.

Google dan perusahaan lain yang menyediakan data tersebut bahkan tidak dapat menjelaskan kehadiran ‘kota hantu’ dan hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Demikian keterangan yang di kutip dari Telegraph, Senin (2/10/2009).

Dugaan sementara untuk menjelaskan kehadiran Argleton pada Google Maps adalah sebuah teori yang menyebutkan bahwa ‘kota hantu’ tersebut mungkin saja dengan sengaja di tambahkan pada Google Maps sebagai sebuah perangkap untuk menangkap perusahaan yang melanggar hak cipta sistem pemetaan.

“Mungkin saja ini adalah eror yang disengaja sehingga pengguna tidak bisa mengkopi peta tersebut,” kata akademisi dari Liverpool Joe Moran.

Sementara itu, juru bicara Google menyebutkan meski sebagian besar informasi pada layanan mereka di jamin benar, namun terkadang ada pula kemungkinan terdapat eror.

“Kami terus bekerja mengembangkan kualitas dan akurasi informasi yang tersedia di

Google Maps dan sangat menghargai feedback dari pengguna yang membantu kami dalam pengembangan layanan ini.” kata juru bicara tersebut.

Dia pun menambahkan, para pengguna layanan mereka dapat langsung melaporkan masalah yang mereka temukan ke penyedia data dan Google akan langsung mengupdatenya. (okezone)